
BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Tak hanya Tari Ikon Situbondo, Landhung yang akan ditampilkan dalam pembukaan Jatim Specta Night Carnival, 19 Oktober mendatang. Tarian ‘Rampak Budaya’ juga akan disuguhkan kepada para undangan yang datang dari 38 kabupaten/Kota se Jawa Timur maupun di luar itu.
Apa Tarian Rampak Budaya? Roby Ryan Yasha, salah satu seniman yang terlibat dalam penggarapan tari tersebut menerangkan, tarian Rampak Budaya merupakan penampilan beberapa tarian. “Kita angkat dari budaya yang ada di Situbondo, mulai dari Topeng Kerte, Ojhung, Ancak Agung, Ajhem Sap-sap dan Petik laut,” terangnya kepada bumiaktual.com.
Kata dia, tarian ini sedikitnya akan melibatkan sekitar seratus penari. Mereka datang dari berbagai sanggar seni, anak sekolahan maupun masyarakat umum. “Tampilan (Rampak Budaya) ini juga gambaran dari keberagaman budaya yang ada di situbondo, yang mengakar kuat dari letak wilayah, dan adat istiadat daerah. Mulai dari mayoritasnya masyarakat Tapal Kuda yang pendalungan pesisiran, dan masyarakat yang Religius,” terang Robby.
Kata dia, hingga kini para penari terus berlatih untuk memberikan suguhan terbaik dalam opening Jatim Specta Night Carnival, 19 Oktober mendatang. “Kalau dengan Tari Landhung, total sekitar 150 penari yang terlibat dalam pagelaran ini,” imbuh pria asal jalan Argopuro tersebut. (usi)