BUMIAKTUAL, KAPONGAN- Diduga akibat diguyur hujan deras dan angin kencang semalaman, bangunan sarana dan prasarana olah raga di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo ambruk, Rabu (01/01/2020). Yang ironis, sejumlah tembok dinding bangunan yang tersisa kini juga mengalami keretakan.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kapongan, Dedi Suherman menjelaskan bahwa bangunan yang masih dalam proses pengerjaan itu, ambruk pada sisi barat. “Kalau saya amati bangunan itu masih 60 persen untuk menjadi sempurna,” tegasnya kepada bumiaktual.com.
Diketahui dana untuk membangun gedung sarana dan prasana olah raga dianggarkan dari Dana Desa (DD) tahun 2019 sebesar Rp 544.054.000. Pengerjaan bangunan pun sempat terhenti karena dana tahap ketiga belum keluar. “Dana desa keluar ketika hampir ending akhir tahun, jadi tidak mungkin untuk dilaksanakan, terpaksa dana desa di-silpakan,” ujarnya.
Dedi menyebut, dirinya telah berkordinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan Kapongan terkait kejadian ambruknya bangunan. Dia juga menghimbau agar masyarakat tidak mendekati bangunan. Sebab, sebagian bangunan mengalami keretakan. “Kita sudah sampaikan ke pihak kecamatan dan sudah menutup bangunan dengan tali rafia agar masyarakat tidak masuk ke dalam bangunan, karena bangunan sudah memprihatinkan,” ujar Suherman.
Kapolsek Kapongan, Iptu Pramana membenarkan bahwa telah terjadi bangunan roboh di wilayah hukumnya. Yaitu, sarana dan prasarana olahraga yang ada di lingkungan Balai Desa Kapongan. “iya benar,kejadian bangunan roboh terjadi tadi sore pukul 15.00 WIB,” ujarnya.
Dia menambahkan, pihak Polsek Kapongan masih terus melakukan kordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Kapongan terkait bangunan yang tiba-tiba ambruk tersebut. “Tidak ada korban jiwa karena saat kejadian di dalam bangunan sedang tidak ada orang,” imbuh Kapolsek. (dra/usi)
