BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Seekor sapi Rasidi warga Desa Kalibagor, Kecamatan/Kabupaten Situbondo mati akibat terjebak dalam sumur berkedalaman 17 meter. Petugas kesusahan saat melakukan proses evakuasi, karena sempitnya sumur. Meski telah dibantu oleh puluhan warga sekitar, namun proses evakuasi memakan waktu hingga empat jam lebih.
Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Situbondo, Puriyono menjelaskan, hewan berkaki empat tesebut baru bisa diangkat dari dalam sumur, setelah tim SAR menggunakan alat Vertical Rescue yang diikat dengan tali ke badan sapi. “Sebelum dievakuasi, sapi tersebut telah lemas di dalam sumur.” Ujar Puriyono, Selasa (18/02/2020).
Keterangan yang diperoleh bumiaktual.com menyebutkan, peristiwa sapi terjatuh ke dalam sumur itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wib. Tiba-tiba sapi yang dipelihara Sugianto warga sekitar terlepas dari talinya dan berkeliaran. Celakanya, tak jauh dari tempat makan sapi itu terdapat sumur berkedalaman 17 meter.
“Meskipun bagian atas sumur itu ditutup dengan kayu. Otomatis, saat sapi menginjak penutup sumur, langsung jatuh karena tidak bisa menahan berat sapi tersebut. Pemilik sapi langsung melaporkan kejadian ke pihak desa” sambung Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo.
Mengetahui informasi tersebut, Petugas BPBD, Satpol PP, Tagana Situbondo datang ke lokasi. Seorang petugas turun ke dalam sumur untuk mengikat tali di badan sapi. Sapi kemudian ditarik ke permukaan tanah. “Sekitar pukul 02.00 WIB sapi bisa di angkat. Namun sayang, sapi sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” pungkas Puriyono. (dra/usy)
