BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Bagi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Situbondo, Reno Widigdyo, tantangan olah raga ke depan cukup berat. Sebab, Situbondo menjadi salah satu tuan rumah dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di tahun 2021 mendatang. Selain itu, menggairahkan kemauan berolah raga berprestasi di Kota Santri merupakan hal yang tidak mudah.
Sebab itulah, KONI akan segera mencari bibit atlet di seluruh desa. Langkah ini akan digencarkan sejak Bulan April mendatang. “Kita umumkan melalui media sosial, melalui media massa, agar masyarakat Situbondo tahu,” beber Reno kepada sejumlah media usai pelantikan pengurus KONI Situbondo masa bhakti 2020-2024 di pendapa Situbondo, Rabu malam (04/03/2020).
Kata dia, setiap orang boleh langsung mendaftarkan diri ke kantor KONI di Situbondo untuk mengikuti seleksi tes. Sebab, untuk mencari potensi atlet, KONI tidak akan melihat Cabang Olahraga (Cabor) melainkan sains, fisik, dan psikologis.
“Nanti mereka akan menghadapi sport search. Di mana para calon atlet akan diarahkan untuk menggali potensi tersebut. Saya sangat menyayangkan, ada anak yang suka main basket, padahal dirinya sama sekali tidak cocok untuk bermain olahraga tersebut. Maka, seumur hidup tidak akan cocok untuk menjadi atlet profesional,” imbuh Reno.
Selain itu, Reno memprediksi, tamu yang akan hadir dalam ajang olahraga terbesar Jawa Timur ke Kota Santri berkisar empat hingga lima ribu orang. Jumlah tersebut tidak sebanding dengan jumlah kamar hotel di Situbondo. “Ketersediaan hotel kita, hanya menampung 1500 orang. Artinya masih sepertiga,” katanya.
Persiapan tempat perlombaan olahraga dua tahunan ini di Situbondo juga masih teris dikebut. Hingga saat ini masih dalam proses revitalisasi. “Mudah-mudahan tahun ini selesai semua, tidak ada kendala,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi menerangkan, dirinya tidak segan-segan untuk menggelontorkan dana demi prestasi kesuksesan acara Porprov tahun depan di Bumi Sholawat Nariyah. “Anggaran tentu ada, dengan batasan porposional, kalau kita menganggarkan dan tidak berprestasi tentu menjadi persoalan,” imbuhnya.
Dia juga bangga, karena ada empat atlet asal Situbondo yang mewakili Jawa Timur untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 tahun ini. Sebab, dia telah merencanakan hadiah untuk para atlet berprestasi. “Atlet yang akan bertarung di PON maupaun Porprov, ketika dia berprestasi maka ada hadiah dari Pemerintah Kabupaten,” pungkasnya. (dra/usy)
