Pemkab Segera Punya Rumah Sakit Khusus Pasien Corona

BUMIAKTUAL,SITUBONDO –Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengumumkan Kota Santri berada di level Siaga Darurat Virus Korona, Senin (13/03/2020). Untuk mengantisipasi bencana non-alam yang semakin mewabah, Pemkab mempersipakan berbagai cara. Salah satunya menyiapkan anggaran sekitar Rp 4 miliar.

Kata Dadang, anggaran sebesar itu berasal dari Dana Alokasi Khusus. Nantinya, akan dipergunakan untuk pembangunan 12 kamar di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo. “Sepuluh kamar untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan dua kamar khusus untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” kata Bupati Situbondo di hadapan beberapa awak media.

Dia menjelaskan, dua kamar PDP itu, akan diberikan alat canggih dengan harga kisaran Rp 500 juta per unit. Dari sanalah pasien bisa dirawat dengan baik dengan menggunakan alat ventilator. “Jadi kurang lebih kita membutuhkan Rp 1 miliar, sisanya diperuntukan alat pelindung diri (ADP) petugas kesehatan yang digunakan sekali pakai,” bebernya.

Meski demikian, Bupati dua periode itu tidak mengharapkan ada salah satu warganya yang mengalami positif Covid-19. Kata dia, ini hanya sebagai langkah nyata dari pemerintah untuk masyarakatnya. “Dua ruangan itu, minggu depan sudah siap. Tapi kita berdoa semoga tidak ada masyarakat Situbondo yang masuk ke dalam sana,” imbunya.

Bupati meminta, warga Situbondo tidak perlu panik. Sebab , ketersediaan pangan saat ini dipastikan aman hingga bulan September 2020 mendatang. Karena ada penambahan beras di gudang Bulog sebanyak seratus ton. “Ada minyak goreng 36 ribu litar, tepung terigu 1,5 ton dan lainya masih aman,” kata orang nomor satu di lingkungan pemkab Situbondo.

Untuk tempat wisata di Kota Santri, Bupati mengambil keputusan untuk menutup sementara. Ini untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Karena masih ada warga negara jepang yang sering kali berlibur di Situbondo, maka kami tutup sementara wisata sampai 5 April mendatang,” pungkasnya. (dra/usy)