Sempat Hilang Dua Hari, Nelayan Banyuputih Ditemukan Selamat

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo akhirnya menemukan alasan pasti terkait lost kontak nelayan selama dua hari, Jumat (03/04/2020). Penyebabnya, saat perahu di tengah laut mesin tiba-tiba mati. Sehingga, M Nuraidi (43) nelayan asal Dusun Nyamplong, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih terombang ambing ombak laut. Dia ditemukan di perairan Pandean Wonorejo.

Puriyono, Pusdalops BPBD Situbondo menjelaskan, nelayan tersebut mencari ikan di tengah laut menggunakan perahu viber. Tapi naas, setelah tiba di tengah laut, mesin perahunya tiba-tiba mati begitu saja. “Karena mati, dia hanya pasrah dan terbawa arus laut,” ujar pria yang akrab disapa Ipung itu.

Dia juga menambahkan, keluarga Nuraidi sempat melaporkan ke petugas BPBD di wilyah timur jika ada nelayan yang tidak pulang saat melaut. Sebab, nelayan itu hilang kontak saat sedang mencari ikan di perairan Pondok Mimbo, Banyuputih, Rabu (01/04/2020) yang seharusnya sudah pulang hari Kamis (02/04/2020) pagi. “Dari laporan itu, petugas BPBD segera melakukan penyisiran dibantu dengan masyarakat sekitar,” bebernya.

Upaya pencarian membuahkan hasil. Seorang nelayan bersama perahunya baru ditemukan di perairan Pandean, Wonorejo. Kondisi nelayan sehat. “Sekitar pukul 18.00 Wib korban bersama perahunya ditemukan dalam keadaan selamat. Setelah bertemu nelayan setempat dan dibantu menarik perahunya hingga ke pinggir pantai Pandean,” terang Ipung.

Dia menghimbau kepada nelayan, agar selalu memeriksa kondisi mesin kapal secara berkala. Tujuannya, untuk mengurangi resiko kecelakaan saat sedang bekerja di tengah laut. “Selain di service setiap bulan. Saya meminta kepada nelayan untuk sedia memakai pelampung saat mencari ikan di tengah laut,” pungkasnya. (dra/usy)