Nekat Pulang Saat Wabah Korona, Pemudik Akan Dikarantina 14 Hari

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Meski tak ada larangan, Pemkab Situbondo tetap menghimbau agar warganya yang ada di luar daerah tidak mudik terlebih dahulu selama Virus Corona mewabah. Jika tetap memaksa, maka mereka akan dikarantina di tempat yang sudah disiapkan, selama 14 hari. Itu berlaku bagi masyarakat luar kota Situbondo maupun warga Kota Santri sendiri yang suhu badannya di atas 37 derajad celcius.

Kebijakan tersebut diambil untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19. Ini disampaikan Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi. Dia menjelaskan, nantinya akan ada petugas medis yang berjaga di perbatasan kota. “Di setiap perbatasan kabupaten akan dijaga ketat petugas medis,” ujar Wabub Yoyok, Senin (06/04/2020).

Dia menambahkan, tim medis akan berjaga 24 jam. Mereka dilengkapi dengan alat pengukur suhu badan. Jika ada pemudik dengan suhu di atas 37 derajat, maka akan dikarantina. “Kita sudah siapkan tempat karantina di Hotel Sidomuncul-2,” bebernya.

Selain itu, Pemkab Situbondo juga telah melakukan komunikasi kepada desa-desa di Situbondo agar juga menyiapkan karantina. Karantina tingkat desa ini akan menjadi alternatif, jika karantina yang disiapkan Pemkab sudah tidak dapat memenuhi jumlah warga yang akan dikarantina. “Kita harus bersatu untuk melawan Wabah Virus Korona ini,” pungkasnya.

Data yang diperoleh bumiaktual.com, sampai saat ini ada delapan warga asal situbondo yang terkonfirmasi positif Covid 19. Rinciannya, tiga diwarga di  Rumah Sakit Soebandi Jember, tiga isolasi mandiri dan sisanya sedang dirawat di Rumah Sakit Abdoer Rahem Situbondo. Sedangkan 200 orang masuk dalam kategori orang dalam pemantauan. Lalu 14 pasien lagi dalam pengawasan. (dra/usy)