Pemudik Jalur Tikus Disediakan Tempat Karantina Khusus

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Untuk mengantisipasi adanya pemudik yang melewati jalan tikus, Komando Distrik Militer 0823 Situbondo telah menyiapkan tempat karantina khusus. Yaitu tenda barak dilengkapi dengan velbed. Tempat ini nantinya dikhususkan untuk pendatang dari zona merah yang mencoba menghindari posko kesehatan yang telah disipakan oleh pemerintah.

Dandim 0823, Letkol Inf A. Juni Toa menjelaskan, langkah ini merupakan suport TNI untuk pemerintah daerah. Sebab, sebelumnya telah ada maklumat pembatasan orang masuk dari luar daerah menuju Situbondo selama pandemi Covid-19. “Prosedur itu harus ditaati. Makanya untuk warga yang ada di luar Situbondo, taatilah peraturan yang ada,” tegasnya saat melakukan peninjauan bersama Forkopimda, Kamis (10/04/2020).

Total ada lima tenda yang berdiri di setiap perbatasan wilayah Kota Santri. Di antaranya di Kecamatan Situbondo, Banyuputih, Banyuglugur, Terminal Situbondo, dan Pelabuhan Jangkar. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya pemudik yang mengalami gejala Virus Korona. “Jika ada yang melewati jalan tikus. Siap-siap untuk tinggal tenda ini selama 14 hari ke depan,” beber Letkol Inf A. Juni Toa.

Lebih jauh Dandim menjelaskan, personil TNI akan memeriksa satu persatu kendaraan di pos pantau. Pemeriksaannya diprioritaskan bagi plat nomor kendaraan di luar wilayah Situbondo. Jika ditemukan pengendara luar Kabupaten tidak memiliki surat kesehatan dari formulir posko Covid-19 di Situbondo, maka akan dilakukan penertiban. “Jika tertib, pengendara akan dicek di setiap perbatasan dan mendapatkan surat kesehatan di sana,” sambungnya.

Dia juga menjelaskan, ada beberapa spesifikasi yang bisa tinggal di tenda karantina tersebut. Yaitu dengan memperhitungkan kondisi umur dan kesehatan. “Tidak bisa semua orang, ada beberapa pilihan saja. Dan selama tinggal di tenda ini biaya hidup akan ditanggung sendiri,” tegasnya. (dra/usy)