Belasan Pemuda Pesta Miras dan Main Biliard di Tengan Pandemi Korona

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Ada yang berbeda dari Patroli gugus tugas satgas Covid 19 di Kecamatan Situbondo, Sabtu malam (11/04/2020). Petugas gabungan yang awalnya berniat mengusir pemuda yang asik nongkrong, malah mendapati lima botol jenis arak.

Lukman Habsi, Humas gugus tugas covid 19 Kecamatan Situbondo menjelaskan, petugas dari TNI,Polri, beserta Kecamatan Situbondo awalnya hanya berniat untuk membubarkan kerumunan massa di tempat cafe, warung, taman, di Kecamatan setempat. “Tapi saat di wilayah Kelurahan Dawuhan kami menemukan belasan pemuda yang bergerombol, saat didatangi kami mencium bau minuman keras,” kata pria yang akrab disapa Lukman itu.

Dia menjelaskan, awalnya keempat pemuda itu tidak mengakui telah mengkonsumsi miras. Tapi, petugas gabungan melakukan penggeledahan. Benar saja, setelah memeriksa, petugas menemukan banyak lagi segerombolan pemuda yang asik bermain biliard. “Setelah kita masuk ke dalam sekitar 20 meter, di sebuah halaman kosong di sana. Petugas menemukan lima botol miras. Bahkan, petugas menemukan meja biliard,” ujarnya.

Tanpa basa basi lagi, petugas langsung mengamankan pemuda yang diduga mengkonsumsi minuman keras tersebut. Selanjutnya, petugas mendata satu persatu pemuda yang ada di sana. “Ada 14 pemuda. Hasil introgasi ada salah satu pemuda yang baru pulang dari pulau Bali,” imbuhnya.

Tidak hanya didata saja, Lukman menambahkan, mereka juga digeledah. Hasilnya, ditemukan juga buku rekapan biliard. Petugas pun menduga mereka sedang melakukan perjudian. “Kita langsung menghimbau kepada pemilik meja biliard. Untuk menutup usahanya itu. Sebab, saat ini sedang genting-gentingnya virus mematikan,” sambungnya.

Petugas juga meminta agar para pemuda yang bergerombol pulang ke rumah masing-masing. Dan untuk pemuda yang baru tiba dari Bali, diminta melakukan pengecekan kesehatan lebih lanjut di Kantor Kecamtan Situbondo. “Patroli semacam ini kita akan lakukan setiap malam, agar memutus penyebaran virus mematikan itu,” pungkas Lukman. (dra/usy)