Komisi IV DPRD Apresiasi Penambahan RS Rujukan Covid 19 di Situbondo

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Kabupaten Situbondo memiliki dua Rumah Sakit Rujukan Covid 19. Yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoer Rahem Situbondo dan Rumah Sakit Elizabeth.

Penambahan rumah sakit ini sangat diapresiasi Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, H Fahrudi Apriawan. Kata dia, meski Kota Santi telah memiliki dua rumah sakit khusus pasien Covid-19, dirinya berharap, tidak ada warganya yang lagi terpapar Virus Korona. “Di Situbondo sudah ada tren penurunan. Saya berharap masyarakat lebih sadar untuk memakai masker, jaga jarak dan tetap di rumah jika tidak tidak ada kepentingan mendesak,” kata pria yang akrab disapa Fahrudi itu.

Menurut politisi PPP itu, hingga per tanggal 11 Mei, sudah tidak ada pasien terkonfirmasi Covid-19 yang menjalani rawat inpa di rumah sakit rujukan. Pasien terakhir asal Kecamatan Panarukan sudah menjalani rawat inap di rumahnya. “12 orang  warga Situbondo yang terkonfirmasi Covid-19. Tapi sepuluh sudah sembuh, dan dua lagi sedang menjalani rawat inap,” bebernya.

Kata Fahrudi, sebaiknya Pemkab lebih memfokuskan perbaikan sarana dan prasarana di rumah sakit milik daerah. Sebab, itu akan menjadi tanggung jawab kepada daerah. “Fokuskan dulu di RSAR karena milik pemerintah. Jika sudah mencukupi (sarana dan prasarana) baru di RS Elisabeth,” imbuhnya.

Data yang diperoleh bumiaktual.com, ada di rumah sakit milik swasta itu tersedia dua unit Ventilator dan tujuh ruangan isolasi khusus. Rumah sakit yang terletak di Jalan WR Supratman, Kelurahan Patokan, Situbndo telah diresmikan menjadi rumah sakit rujukan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tertanggal 9 Mei lalu. (dra/usy)