BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Kabupaten Situbondo kekurangan tenaga medis. Khususnya di tiga kecamatan. Yaitu, Bungatan, Suboh, Kendit. Sebab mereka ditugaskan khusus untuk tempat karantina di Hotel Sidomuncul, Pasir Putih.
Janur Sasra Ananda, Wakil Ketua Komisi I DPRD Situbondo menyarankan, agar pemerintah daerah segera melakukan rekrutmen tenaga medis. Pasalnya, tenaga medis yang saat ini sedang melaksanakan piket di tempat karantina harus melakukan isoalasi mandiri ketika sudah lepas piket. “Ketika sudah bekerja, tim medis harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” kata pria yang akrab disapa Janur, Rabu (03/06/2020).
Kata dia, waktu isolasi mandiri membuat kesenjangan waktu. Hingga akhirnya puskesmas di tiga wilayah tersebut kekurangan tim medis. “Masak tenaga bidan juga ditarik juga ke sana (lokasi karantina),” imbuh Janur.
Komisi I DPRD Situbondo tetap bersikeras untuk melakukan perekrutan tenaga medis di luar ASN. Bahkan, mereka akan di gaji sesuai standard UMR. “Anggarannya sudah siap. Tinggal pemerintah menginstruksikan melalui BKP SDM,” kata politisi Demokrat itu.
Kata Janur, ada beberapa laporan, bahwa tempat istirahat tim medis berdekatan dengan pasien terkonfirmasi Covid-19. Sehingga beberapa dari mereka memiliki untuk tidur di mobil ambulans. “Kita akan melakukan rapat kerja bersama dengan BKP SDM untuk membahas persoalan ini,” tutupnya. (dra/usy)
