BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Santri di Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah (P2S2) kembali mondok. Belasan ribu santri yang tersebar di nusantara akan kembali mencari ilmu. Kedatangan santri akan dilakukan secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
KHR. Ahmad Azaim Ibrahimi, Pengasuh P2S2 menjelaskan, semua kegiatan santri di pondok akan menjalankan protokol kesehatan. Mereka akan diperiksa secara ketat oleh petugas medis. “Agenda santri kembali mondok dilakukan secara bertahap,” kata Kiai kharismatik itu, Rabu (17/04/2020).
Cucu pahlawan nasional KHR As’ad ini mengemukakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19. Serta, dia merasa banyak terbantu dengan pemerintah daerah, ormas islam dan tokoh masyarakat. “Kita bersinergi dan mungkin ini adalah hikmah terbesar,” kata KHR. Ahmad Azaim Ibrahimi.
Pengasuh P2S2 ke empat itu menambahkan, masyarakat diminta untuk saling menguatkan, berdoa, saling menolong untuk berada dalam kehidupan New Normal dan nanti bisa kembali dalam kehidupan normal seperti semula. “Ini bukan permasalahan satu dua orang. Tapi permasalahan seluruh ummat di dunia,” tegas kyai Azzaim.
Data yang diperoleh bumiaktual.com, hingga per tanggal 17 Juni, jumlah total santri yang kembali ke Pondok Pesantren yang berada di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih sekitar 2500 santri dari total 14 ribu santri putra dan putri. “Untuk santri yang berada di luar negeri masih belum terjadwal kapan akan bisa kembali ke Ponpes,” tutup kyai Azzaim. (dra/usy)
