PG Olean Kurang Tebu, Maksa Giling, Bisa Rugi Rp 19 M

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Pabrik Gula (PG) Olean tidak segera melakukan giling karena kekurangan bahan baku utama. Sebab, banyak tebu milik petani yang dijual ke luar daerah. Dengan alasan harga yang lebih tinggi dari PTPN IX.

Buhari, Asisten Manager Teknik menjelaskan, sekitar 70 persen tebu petani Situbondo, lari ke luar daerah. Buhari, Asisten Manager Teknik menjelaskan, sekitar 70 persen tebu petani Situbondo lari ke luar daerah. PG Olean dalam musim giling ini total memerlukan 135 ribu ton tebu. Yang tersedia saat ini masih 60 ribu ton. “Sehingga, masih kurang 75 ribu ton tebu,” katanya di depan awak media, Kamis (25/06/2020).

Ia menambahkan, setidaknya ada 400 truk tebu setiap harinya yang keluar dari Kota Santri. Diduga kuat, para petani rela menjual tebu mereka ke PG swasta karena harga yang relatif rebih tinggi. “Kalau PG swasta bersaing (harga tebu) ya monggo, tapi kalau PG milik BUMN ada aturan yang harus ditaati,” jelas Buhari.

Buhari mengaku, PG Olean bisa saja melakukan penggilingan. Tapi PG plat merah ini akan merugi hingga Rp 19 miliar. “Yang bisa menentukan PG Olean giling atau tidak pada musim ini hanya Direktur,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Serikat Buruh Independen, Yasmawiyanto, yang datang bersama ratusan karyawan DMG PG Olean itu, mengaku, kedatangannya bersama karyawan musiman itu untuk mempertanyakan kapan PG Olean akan melakukan giling. “Pihak manajemen tidak bisa memastikan apakah tahun ini akan giling atau tidak. Tapi yang pasti, bahan baku tebu tidak ada,” katanya.

Jika PG Olean tidak melakukan produksi, maka akan berdampak kepada sekitar 500 pekerja musiman. Karena, mereka tidak akan mendapatkan penghasilan. “Kita berdoa, semoga ada PG segera lekas produksi,” imbuh Yasmawiyanto.

Kata dia, Jika menurut agenda normal, PG Olean seharusnya biasanya giling sejak tanggal 15 Juni. Tapi hingga sampai saat ini belum juga ada kejelasan. “Biasanya sudah sepuluh hari yang lalu. Tetapi kita masih berstatus standby,” pungkas Yasmawiyanto. (dra/usy)