BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Pandemi Covid 19 belum berakhir, disinyalir kehamilan meningkat. Padahal, ibu melahirkan dikategorikan sebagai pihak yang rentan terinfeksi Covid-19. Oleh karena itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melakukan pelayanan KB serentak sejuta akseptor.
Kepala DPPKB Kabupaten Situbondo, Imam Gazali menjelaskan, kegiatan ini langsung dikomando oleh pusat. Bahkan, dilakukan serentak di Seluruh Indonesia. “Kalau tidak disuport oleh pusat kami tidak bisa. Karena semua dana telah terpangkas dengan Covid 19,” kata pria yang akrab disapa Imam, Minggu (28/06/2020).
Kata dia, sebenarnya pada tahun ini ada kuota 50 orang untuk pemasangan KB vasektomi atau yang lebih dikenal dengan nama metode operasi pria (MOP). Tapi harus habis karena dipangkas oleh refocusing. “Tahun depan kita akan mengajukan 100 dari sumber APBD,” jelas pria yang pernah menjabat sebagai Camat Panarukan tersebut.
Imam menambahkan, MOP memerlukan biaya tidak sedikit. Seperti, petugas medis, obat medis, hingga makan dan minum. “Untuk hari ini kita adakan pemasangan gratis alat kontrasepsi,” jelasnya.
Acara yang telah berlangsung lima hari, akan ditutup pada hari Senin (29/06). Tercatat, telah membagikan kepada 2017 alat kontrasepsi. Meliputi MOW, IUD, Implant, Suntik, Pil dan Kondom. Sedangkan khusus150 pria telah mengikuti MOP. “Acara ini dilakukan untuk memperingati Hari Keluarga Nasional ke-XXVII Tahun 2020,” tutup Imam. (dra/usy)
