Lahan Tebu Terbakar, Petani Rugi Sepuluh Juta

BUMIAKTUAL,SITUBONDO– Lahan tebu milik Imam Pujianto di Dusun Sokparse, Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus terbakar, Minggu (28/06/2020). Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir Rp 10 juta.

Puriyono, Pusdalops BPBD Situbondo menjelaskan, kejadian bermula ketika petani di sekitar membakar sisa tebu yang telah dipanen. Diduga karen angin kencang sehingga merembet ke tanaman milik kakek 63 tahun itu. “Kejadiannya sekitar pukul 10.30 Wib,” kata pria yang akrab disapa Ipong.

Kata dia, melihat kobaran api merembet, para petani kompak untuk saling gotong royong memadamkan api. Karena tiupan angin kencang sehingga si jago merah susah untuk dikendalikan. “Kurang lebih tujuh petak tebu dilalap api,” terangnya.

Meski tak ada korban jiwa dalam insiden ini, petani tebu ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Ipong menjelaskan, api berhasil padam ketika pemadam tiba di lokasi kejadian. “Beruntung ada yang melaporkan ke pemadam. Sehingga tidak terlalu merembet ke lainnya,” sambungnya.

Ipong menyarankan, kepada para petani untuk selalu waspada ketika membakar daun tebu sisa panen. Bahkan, dilakukan secara bertahap. “Saya menghimbau agar petani lebih waspada lagi. Tujuannya agar tidak ada kejadian serupa,” pungkasnya. (dra/usy)