BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Satu warga di Kabupaten Situbondo yang akan di-Swab memilih kabur dari rumah sakit.
Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto menjelaskan, ada seorang warga nekat untuk merikan diri dari RS. Padahal, yang bersangkutan telah menunjukkan reaktif rapid test. “Belum positif, baru mau dilakukan swab,” kata Bupati dua periode itu, Senin (29/06/2020).
Pengambilan uji swab sangat penting dilakukan. Karena dengan cara inilah seorang dapat diketahui terinfeksi covid 19 atau tidak. “Setelah dilakukan konsolidasi dengan TNI,Polri, dan Camat akhirnya yang bersangkutan bersedia (di-Swab),” imbuh Bupati Dadang.
Kata dia, petugas di lapangan yang enggan untuk melaporkan kejadian kepada Gugus Tugas Kabupaten, maka akan menjadi masalah jika tidak tertangani. Bahkan, penyebaran Virus Korona bisa meluas di Kota Santri. “Evaluasi terus menerus di lapangan harus dilakukan,” imbuh Bupati Dadang.
Data yang diterima bumiaktual.com, per tanggal 29 Juni, peta penyebaran covid 19 di Situbondo tetap berada di 97 kasus. Dengan rincian, 13 pasien menjalani rawat inap, 47 orang menjalani isolasi mandiri, sepuluh orang berada di gedung observasi, sembilan orang meninggal dunia dan 18 selesai perawatan atau sembuh. (dra/usy)
