BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Setelah ada satu pegawai Puskesmas Widoropayung, Kecamatan Besuki terkonfirmasi Covid-19, maka seluruh aktifitas layanan kesehatan ditutup. Untuk mendeteksi penularan lebih luas, seluruh pegawai dan karyawan di tempat tersebut dilakukan Swab. Sedangkan, pegawai positif diisolasi di tempat karantina.
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Situbondo, Dadang Aries Bintoro menjelaskan, ada 55 pegawai dan karyawan Puskesmas Widoropayung yang dilakukan uji Swab. Tapi hingga saat ini hasilnya belumturun. “Hasil Swab untuk seluruh karyawan dan pegawai masih belum keluar,” ucapnya, Jumat (10/07/2020).
Penutupan Puskesmas Widoropayung dilakukan selama 14 hari. Sampai 23 Juli mendatang. Dadang menambahkan, selama ditutupnya Puskesmas Widoropayung, seluruh pekerjanya diharuskan menjalani isolasasi mandiri di rumah masing-masing. “Masyarakat sekitar juga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas pembantu dan Ponkesdes yang tak jauh dari lokasi,” sambungnya.
Sementara itu, hingga 10 Juli, ada 153 warga Situbondo yang dinyatakan terkonfirmasi Virus Korona. Rinciannya, 110 sedang menjalani perawatan, 41 orang sembuh, dan 11 orang meninggal dunia. Dadang meminta, masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari. “Gunakan masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak,” tutupnya. (dra/usy)
