Puluhan Hewan Kurban di Situbondo Ditemukan Sakit Mata dan Luka

BUMIAKTUAL, SITUBONDO –  Petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Situbondo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pengepul hewan kurban di Kota Santri, Jumat (24/07/2020). Ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban layak konsumsi saat Idul Adha Tahun 2020. Hasilnya, sidak petugas temukan puluhan hewan alami penyakit menular.

Kepala Bidang Kesehatan Kesehatan Hewan, Sulistiyani mengatakan, ada 21 ekor domba alami sakit mata atau pink eye. Meski tak berdampak kepada daging, penyakit ini bisa menular ke sesama jenis hewan. “Jika tidak diatasi akan menular,” jelasnya kepada bumiaktual.com.

Jika sudah tertular sakit mata, mata hewan domba akan menjadi merah. Bahkan, nafsu makan akan berkurang. Sehingga dapat menyebabkan berat badan hewan berkaki empat itu turun. “Kita sudah berikan salep khusus,” imbuh Sulistiyani.

Tak hanya domba, ditemukan juga sepuluh ekor sapi mengalami luka. Baik di area kaki, hingga mata. Petugas juga menjelaskan, jika tak kunjung diberi obat, luka pada sapi akan menyebabkan menghilangkan konsentrasi makan. “Apalagi kalau ada lalat. Pasti sapi tidak akan merasa nyaman,” kata wanita berjilbab itu.

Sulistiyani menjelaskan, dirinya akan terus gencar turun ke lapangan untuk melihat kondisi hewan kurban secara langsung. Bahkan, saat pemotongan hewan kurban, akan dilakukan monitoring langsung. “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu merawat hewan peliharaannya. Terutama pada hewan yang akan dikurbankan,” tutupnya. (dra/usy)