BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Seorang pria bernama Suramo asal Dusun Locangcang, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, ditemukan tewas mengapung di kolam ikan lele milik Basri (40) warga Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo, Sabtu (25/07/2020). Kakek 70 tahun itu, ditemukan dengan kondisi membusuk. Diduga telah terapung selama lima hari.
Jenazah kali pertama ditemukan oleh Maryam, istri pemilik kolam lele. Saat itu tubuh korban dalam kondisi tertelungkup. Mengeluarkan aroma busuk. Mengetahui di dalam ikan lele miliknya ada jasad mayat laki-laki, Maryam langsung memberitahu suaminya, Basri dan warga sekitar.
Selanjutnya, Basri langsung melaporkan tentang penemuan mayat tersebut ke Mapolsek Kendit, Situbondo. Mendapat laporan itu petugas Polsek Kendit Situbondo mendatangi lokasi kejadian. Petugas selanjutnya mengevakuasi jasad korban ke kamar mayat RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
“Saya kaget, saat mengambil daun sirih di kandang ayam yang di dalamnya ada kolam ikan lele, saya mencium bau busuk yang sangat menyengat. Saat saya cek ternyata ada mayat manusia di dalam kolam ikan lele, dengan kondisi mengapung dan menyebarkan bau busuk,” kata Maryam.
Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agus Widodo mengatakan, berdasarkan pengakuan salah seorang anak korban yang datang ke kamar mayat RSUD Abdoer Rahem Situbondo, sebelum ditemukan, sepekan yang lalu korban pamit untuk pergi ke pengajian.“Korban murni meninggal dunia akibat tenggelam di kolam ikan lele, diperkirakan meninggal dunia lima hari lalu,” imbuh AKP Agus.
Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas medis RSUD Situbondo, petugas tidak menemukan luka yang mencurigakan. Sehingga, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga. “Kami langsung menyerahkan jasad korban kepada keluarganya untuk dimakamkan,” tutup AKP Agus. (dra/usy)
