Di masa Pandemi Covid 19, Ibu Hamil di Situbondo Naik 262 Kasus

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Jumlah ibu hamil di tahun 2020 meningkat dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama. Padahal, melahirkan di saat pandemi Covid 19 tidak disarankan. Karena ibu hamil dapat menurunkan daya tahan tubuh dan rentan terpapar Virus Korona.

Kepala Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Situbondo Imam Ghazali mengatakan, pada tahun 2019 ibu hamil di Kota Santri mencapai 3012. Sedangkan pada tahun 2020, telah mencapai 3274 kasus.

“Selama pandemi Covid-19 di Kabupaten Situbondo tingkat kehamilan bertambah 262 ibu hamil dari tahun sebelumnya  dalam periode yang sama,” beber Imam Ghazali.

Kata dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan jumlah ibu hamil. Diantaranya,  menurunnya pemakaian kontrasepsi pasangan usia subur (PUS) di Kota Santri.

Imam Ghazali menambahkan, meningkatnya  ibu hamil di Situbondo, juga  karena di tengah pandemi Covid-19  berbagai kelompok kegiatan seperti  BKB, BKR dan BKL mengalami penurunan akibat adanya protokol kesehatan Covid-19. Seperti adanya aturan phsycal distancing dan larangan berkumpul.

“Selain itu, selama pandemi Covid-19 sejumlah klinik juga tidak melayani pelayanan KB, sehingga hal tersebut juga meningkatkan angka ibu hamil di Kabupaten Situbondo pada tahun 2020 ini,”bebernya.

Imam Ghazali menegaskan, kehamilan di masa pandemi Covid-19 sangat beresiko terhadap kesehatan  ibu dan janinnya. Karena ibu hamil ternasuk golongan yang rentan tertular Covid-19. Selain itu, ibu hamil juga akan mengalami penurunan daya tahan tubuhnya

”Oleh karena itu, saya menghimbau kepada PUS di Kabupaten Situbondo,  untuk menunda kehamilan selama pandemi Covid-19, mengingat resikonya yang cukup besar bagi ibu hamil,”imbuhnya.

Lebih jauh pria yang akrab dipanggil Imam menambahkan, bagi wanita yang sudah terlanjur hamil ditengah pandemi Covid-19, pihaknya menganjurkan kepada para ibu hamil tersebut untuk selalu menjaga imun tubuhnya. Caranya menjaga asupan gizi yang cukup.”Kepada ibu hamil, agar selalu disiplin mentaati peraturan  pemerintah tentang protokol kesehatan covid-19,” pungkas Imam Ghazali. (dra/usy)