PCR di RSAR Telah Bisa Digunakan, Diagnosis Covid 19 Semakin Cepat

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Setelah sekian lama menunggu, akhirnya alat pendeteksi Virus Korona, yaitu PCR atau polymerese chain reaction telah tersedia di Situbondo. Nantinya, sampel lendir tracing akan segera ditentukan kurang dari sehari tanpa harus dikirim ke Surabaya.

dr Toni, Direktur RS Abdoer Rahem (RSAR) Situbondo menjelaskan alat PCR ditempatkan di ruangan khusus di halaman depan RSAR. Dengan alat itu, sampel Swab yang selama ini dikirim ke Surabaya dan Malang, akan ditangani oleh rumah sakit dr Abdoer Rahem Situbondo sendiri. “Sehari bisa melakukan Swab sebanyak 90 orang,” jelasnya kepada sejumlah wartawan, Minggu (13/09/2020).

Nantinya, alat PCR akan digunakan untuk melakukan tracing dari dinas kesehatan. Sehingga, keputusan hasil bisa lebih cepat. “Satu hari sudah bisa ditentukan hasilnya (negatif Covid-19 atau positif Covid-19),” terang dr Toni.

Ia menambahkan, jika hasil tracing Dari dinas kesehatan masih membludak, maka secara terpaksa sampel lendir masih akan dikirim ke luar kota. Sebab, Kota Santri hanya memiliki satu alat PCR. “Kalau over load masih dikirim ke Surabaya,” jelasnya.

Sebelumnya, RSAR Situbondo telah bisa mendiagnosis Covid 19Dl dengan menggunakan alat TCM. Namun, sehari hanya bisa memeriksa 30-40 orang. “Itupun menggunakan tambahan catridge khusus,” imbuhnya.

Sedangkan, keberadaan alat PCR telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 2,9 miliar. Itu sudah termasuk pembelian alat-alat dan rehabilitasi gedung. (dra/usy)