BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Dua dosen di Universitas Abdurachman Saleh (Unars) Situbondo terpapar Covid 19. Bahkan, satu di antaranya meninggal dunia. Oleh karena itu, protokol Covid 19 diperketat di area kampus itu.
Plt Kepala Dinas Kesehatan, Akhmad Yulianto menjelaskan, pihak kampus memang sengaja menutup aktifitas perkuliahan. Tujuannya, untuk menyeterilkan ruangan dan bangunan. “Itu kehendak dari pihak kampus sendiri,” jelas pria yang akrab disapa Yuli itu, Selasa (22/09/2020).
Kata dia, tim tracing dari Dinas Kesehatan Situbondo telah bergerak untuk melakukan pemantauan kepada kontak erat. Hal ini dilakukan, untuk mengetahui kesehatan terhadap beberapa orang terdekat. “Sudah, teman teman bekerja untuk menelusuri,” beber pria yang akrab disapa Yuli itu.
Sebelumnya, beredar informasi, adanya seorang dosen dan staff administrasi yang terpapar covid 19. Tapi hal itu ditepis oleh pihak kampus. Dalam laporan tertulisnya, ada dua dosen yang terpapar virus korona. Satu di antaranya telah meninggal dunia.
Proses belajar mengajar masih dilakukan sistem daring sejak bulan Maret hingga sekarang. Bahkan, pelayanan bagi calon mahasiswa, dan mahasiswa masih dilakukan, hanya saja dengan jumlah yang sangat terbatas dan protab covid 19 dengan ketat.
Jumlah kasus Covid 19 di Situbondo secara keseluruhan hingga tanggal 22 September mencapai 477 kasus. Sedangkan total jumlah meninggal dunia mencapai 38 orang. “Total sembuh 400 orang, 29 orang masih dalam perawatan,” tutup Yuli. (dra/usy)
