BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo akan memfasilitasi Alat Peraga Kampanye (APK) bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Situbondo. Meski telah demikian, masing-masing paslon bisa menambah jumlah APK , maksimal dua kali lipat.
Imam Nawawi, komisioner divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas merinci, KPU memfasilitasi APK berupa lima baliho per masing-masing paslon, 20 umbul-umbul per kecamatan, 2 sepanduk per desa. “Penempatannya itu sudah ditentukan, sampai tingkat desa,” jelas pria yang akrab disapa Imam, Minggu (27/09/2020).
Kata dia, beberapa tempat yang dilarang untuk dipasangi APK. Yaitu, tempat ibadah, pelayan kesehatan,fasilitas milik sekolah, lembaga pendidikan, taman dan pepohonan. “Paslon juga bisa menambah jumlah APK yang telah ditambah oleh KPU. Maksimal 200 persen,” jelasnya.
Ia mencontohkan, jika ada lima baliho setiap paslon, maka mereka boleh menambah baliho maksimal sepuluh. “Kami juga memfasilitasi Bahan Kampanye (BK), seperti poster, pamflet, brosur, dan selembaran,” jelasnya.
Informasi yang diterima bumiaktual.com, KPU telah melakukan rapat koordinasi dengan tim kampanye, terkait desain APK dan BK. Karena semua desain dari masing masing paslon. Tapi nanti tetap akan diseleksi oleh KPU. “Pembuatan APK paling awal Bulan Oktober ,” tutup Imam.
Diberitakan sebelumnya, Situbondo memiliki dua pasangan calon bupati dan wakil bupati. Karna Suswandi dan Khairani nomor urut satu. Sedangkan Yoyok Mulyadi – Abu Bakar Abdi dinomor urut dua. Mereka masing masing diusung menggunakan partai politik. Sedangkan massa kampanye sudah dimulai sejak 26 September sampai 5 Desember. (dra/usy)
