BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Wakil Komisi IV DPRD Situbondo, Samsi Ika Sari menyangankan pernyataan dai Ketua Himpaudi Situbondo. Sebab, hanya mengakui peranan eksekutif saja dalam pencairan isentif guru PAUD dan TK.
Kata dia, pencairan isentif guru PAUD dan TK sudah dilakukan oleh Komisi IV sejak 2019 silam. Bahkan, saat hearing bersama guru PAUD, ketua himpaudi tidak hadir dalam acara itu. “Saat acara hearing dulu itu tidak hadir, saya masih ada fotonya,” jelasnya.
Tak berhenti di sana, dari acara hearing itu, muncul rekomendasi dari Komisi IV. Yaitu, agar menganggarkan isentif guru paud Rp 250 per orang. Tapi, pemerintah hanya menganggarkan di bawah dari itu. “Tapi hanya mendapat jatah Rp 150 ribu per orang,” beber politisi Partai Gerindra itu.
Wanita yang akrab disapa Samsi itu menambahkan, pernyataan yang viral di media sosial bumiaktual itu terkesan dipolitisasi. Seakan-akan hanya pemerintah saja yang berbuat untuk isentif. “Isentif guru PAUD juga jasa DPRD Situbondo,” imbuhnya.
Diperoleh informasi, Ketua Himpaudi Situbondo, Inda Ayuli Nurtin berterimakasih kepada Bupati – Wakil Bupati Situbondo. Karena telah memperjuangkan isentif guru PAUD se Kabupaten Situbondo. “Berawal dari kegiatan pengumpulan 1.034 guru paud di gedung PGRI. Dan meminta data yang sebenarnya untuk diberikan isentif kepada guru paud se Situbondo,” ungkapnya dengan penuh bahagia. (dra/usy)
