Warga Surabaya Diamankan Polisi, Usai Intip dan Merekam Mandi Warga Sumberwaru

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Seorang pria bernama Zakaria Agus Surya Iman diamankan Polisi lantaran ketahuan mengintip seorang wanita yang sedang mandi di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Selasa (17/11/2020). Tak hanya itu, pria asal Surabaya tersebut juga merekam dengan kamera ponselnya.

Diperoleh keterangan, Zakaria telah bertamu ke rumah korban dua kali. Kedatangannya itu disambut oleh pemilik rumah yang telah memiliki suami. Menghargai tamu, pria bertato itu dipersilahkan masuk ke dalam rumah, untuk menunggu di dalam rumah.

Korban segera bergegas untuk membangunkan suami yang sedang tidur pulas. Tak hanya itu, dirinya juga pamit kepada pria 46 tahun itu, untuk mandi. Tak disangka, tamu nakal itu membuntutinya hingga ke kamar mandi dan merekam aksi mandi korban dengan kamera ponselnya.

Selang beberapa lama kemudian, dalam keadaan setengah sadar, sang suami yang terbangun segera menghampiri Zakaria. Dari sanalah pelaku tertangkap basah sedang melakukan tindakan tak senonoh. Secara bersamaan, korban yang mengetahui itu berteriak keras, hingga terdengar oleh tetangga.

Syaiful, salah satu warga sekitar menjelaskan, mendengar suara teriakan, warga bergegas menghampiri rumah korban. Untuk mengantisipasi amukan massa, pelaku sempat diamankan. “Kejadian itu terjadi sekitar pukul 07.00 pagi,” jeals Syaiful.

Tak ingin ada aksi main hakim sendiri. Tetangga korban langsung mengamankan pelaku. Hingga akhirnya mereka melaporkan kepada Polsek setempat. “Beberapa menit kemudian datang ke lokasi dan membawa pelaku,” jelasnya.

Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto membenarkan atas peristiwa tersebut. Setelah ada laporan, petugas langsung bergegas ke lokasi dan mengamankan terduga pelaku. “Kita mengamankan barang bukti berupa tas, HP, dan satu unit mobil yang dikendarai korban,” imbuh AKP Heru.

Petugas masih belum bisa membeberkan alasan Zakaria melakukan aksi tak senonoh itu. Sebab, saat ini terduga pelaku masih dalam proses penyelidikan. “Untuk mengetahui apa motifnya dan menindaklanjuti atas peristiwa tersebut, pihaknya menyerahkan ke pihak Polres Situbondo, guna penyelidikan,” pungkas AKP Heru. (dra/usy)