Cuaca Buruk, Tiga Kapal Fery Gagal Berangkat, Penumpang Terlantar

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Cuaca buruk, Syahbandar Otoritas Pelabuhan Jangkar menunda pemberangkan tiga kapal fery, Senin (07/12/2020). Akibatnya, sejumlah calon penumpang terlantar di pelabuhan. Sayur dan buah-buahan yang diangkut di mobil angkutan terancam membusuk.

Tiga kapal fery yang seharusnya berlayar ke sejumlah kepulauan madura digagalkan. Otomatis, sejumlah calon penumpang terlantar. Haris salah satunya. Ia mengaku harus mengeluarkan biaya untuk menyewa kamar hotel. “Ya terpaksa menginap, soalnya dikabarkan kapal fery tidak berangkat, karena cuaca buruk,” bebernya.

Calon penumpang harus bisa legowo dengan keputusan ini. Sebab, tiupan angin memang sangat dirasakan di pinggir laut. Ombak besar juga sering kali mengguncang kapal fery yang sedang bersandar. “Lebih kasihan lagi penumpang yang membawa sayur atau buah buahan. Sebab, kalau besok belum juga berangkat bisa busuk,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Syahbandar Pelabuhan jangkar, Antonius Iwan Handoko menjelaskan, angin kencang ini datang secara tiba-tiba. Kekuatannya sampai 23 knot. “Kita tidak berani memberikan ijin berlayar karena membahayakan keselamatan,” jelasnya.

Tiga kapal fery yang ditunda keberangkatannya saat ini sedang bersandar di dermaga Jangkar. Semuanya bertujuan ke kepulauan madura. “Satu kepulau Raas, Sapudi, dan Kalianget,” imbuhnya.

Diprediksi, angin kencang dan ombak besar ini akan berangsur pulih pada Selasa (08/12). Belum diketahui penyebab cuaca curuk ini. “Kita lihat lagi, jika besok tetap seperti ini, kemungkinan akan dilakukan pembatalan lagi,” tutup Handoko. (dra/usy)