Persentase Pasien Covid 19 Meninggal di Situbondo Lebih Tinggi dari Jatim dan Nasional

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Persentase meninggal pasien positif covid 19 di Situbondo lebih tinggi dari pada Provinsi Jawa Timur atau nasional. Salah satu faktornya, mereka memiliki penyakit bawaan, dan usianya memang rentan.

Sekda Situbondo, Syaifullah menjelaskan, data satgas covid 19, ada 151 pasien meninggal dunia. Artinya, terdapat 7,2 persen kasus kematian. Sedangkan persentase kematian di provinsi jatim 6,9 dan nasional hanya 2,8 persen. “Di Situbondo, tertinggi berada di umur 56-65 tahun atau masa lansia akhir, dengan 38 persen,” jelasnya.

Kata dia, kasus meninggal Pasien Covid 19 rata-rata memiliki penyakit bawaan.  Di antaranya memiliki penyakit diabetes, hipertensi dan gagal dinjal kronis. “Sebanyak 63 persen memiliki penyakit bawaan diabetes,” jelasnya sesuai data kasus meninggal pasien covid 19 di Situbondo.

Syaifullah menambahkan, hasil penyelidikan tim tracing, orang dengan usia rentan tidak mengetahui mengapa dirinya terkonfirmasi covid 19. Ia menduga, mereka tertular akibat klaster keluarga. “Anaknya atau cucunya itu sering keluar rumah atau bekerja. Kembali di rumahnya, tidak menerapkan protokol kesehatan. Sehingga terjadi klaster rumah tangga,” ucapnya.

Ia menyarankan, kepada setiap masyarakat, untuk selalu mengganti baju atau mandi terlebih dahulu, sebelum berkumpul dengan keluarga di rumah. “Kalau sehabis bekerja atau keluar rumah, ganti baju dan mandi bersih. Agar keluarga kita aman dari virus droplet,” tutup Syaifullah. (dra/usy)