Smart Market Disiapkan Masuk Program Inovasi

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Smart Market yang berlokasi di area Pasar Mimbaan akan dimasukan dalam program inovasi daerah Kabupaten Situbondo. Itu dikatakan oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Situbondo, Abdul Kadir, Minggu (21/02/2021). Sebab, di sana akan membantu perekonomian lingkungan sekitar.

Pria yang akrab disapa Kadir menjelaskan, Smart Market atau Simposium (Situbondo Market Point – Sinergi Usaha Mikro) akan dilaunching dalam beberapa hari ke depan. Tempat itu, direncanakan masuk program inovasi karena dipercaya dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Juga tidak mengganggu perekonomian di pasar tradisional. “Semua terikat dalam perjanjian yang telah disepakati,” bebernya.

Salah satu kotrak kerja yang tertulis ialah, jam pembelian akan dibuka ketika pasar tutup. Sedangkan tutup ketika pasar buka. Semua barang kebutuhan, wajib dibeli dari dalam pasar. “Mereka juga menjual outlet daging, sayur, dan buah buahan yang barangnya didapatkan dari pasar,” imbuhnya.

Untuk proses pemasarannya, dirinya telah mengandalkan kaum milenial. Semua promosi menggunakan platfrom digital. “Sesuai dengan tema tokonya, maka iklannya juga canggih dan smart,” ucapnya.

Kadir mengaku, sebelumnya terjadi miskomunikasi antara legislatif. Terkait persoalan harga yang ditawarkan. Sebab, enam ruko yang disewakan Rp 35 juta dinilai terlalu murah. “Itu bisa dievaluasi tiga tahun sekali. Lagian pajak makan dan minumnya sudah besar,” sambungnya.

Ia meprediksi, pajak mamin yang harus dibayarkan oleh Simposium setiap bulannya sekitar Rp 15 hingga 20 juta. Dari sanalah keuntungan yang akan didapatkan oleh daerah. “Itu sudah lebih banyak dari biaya sewa per tahunnya,” pungkas Kadir. (dra/usy)