SITUBONDO–BUMIAKTUAL – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki Kabupaten Situbondo membangun Instalasi Loudry dan pengadaan alat kesehatan (Alkes).
Itu semua berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Situbondo tahun 2023.
Direktur RSUD Besuki, dr Imam Hariyono menyebutkan, pembangunan dan pengadaan alkes ini sangat bermanfaat terutama di bidang kesehatan.
“Keberadaan instalasi loundry menjadi syarat wajib untuk sebuah Rumah Sakit (RS), agar bisa melindungi tenaga kesehatan dari penularan penyakit, begitu juga dengan pasien itu sendiri,” jelas dr Imam, Sabtu (4/11/2023).
Mantan Kepala Puskesmas Panarukan itu menambahkan, keberadaan dari pembangunan instalasi loundry dan pembelanjaan alkes benar benar bisa bermanfaat bagi masyarakat.
“Anggaran DBHCHT tahun 2023 dialokasikan untuk pembangunan instalasi loudry, alat kesehatan dan barang habis pakai, agar bisa menaikkan kelas dari tipe D ke C sesuai dengan target yang direncanakan kelar di tahun ini,” harapnya.
Bangunan loundry juga akan menjadi salah satu penunjang di rumah sakit. Sebab, sejumlah dokter spesialis juga baru dibuka di RSUD Besuki.
“Bagi kami instalasi Loundry sangat dibutuhkan di RSUD Besuki, karena ada beberapa pengadaan layanan baru seperti, layanan spesialis baru, spesialis Orthopedi ( tulang ), spesialis Mata, spesialis syaraf, spesialis patologi klinik, spesialis radiologi, penambahan spesialis anak, dan ke depan pelayanan cuci darah,” tambah dr Imam.
Selain itu, dr Imam juga menjelaskan jika laundry rumah sakit nantinya akan menjadi tempat pencucian linen atau kain yang digunakan di rumah sakit untuk kebutuhan seperti, sprei, bantal, guling, selimut, baju petugas, baju pasien dan alat instrument steril lainnya.
Nantinya juga akan dilengkapi dengan sarana penunjangnya berupa mesin cuci, alat dan disinfektan, mesin uap (steam boiler), pengering, meja dan mesin setrika. (dra/usy/pro)
