BUMIAKTUAL-SITUBONDO, Muhammad Ali Attamasini, siang itu Minggu (12/01/2020) sedang asyik nonton acara televisi kesukaannya. Apalagi keadaan sedang hujan. Dia tak bisa kemana mana lagi.
Namun, saat itulah petaka terjadi. Rumah tempatnya berlindung justru ambruk. Mohammad Ali tak sempat menyelamatkan diri. Kepala bocah delapan tahun tersebut sempat terkena serpihan batako yang ikut ambruk hingga terluka. M Ali sempat dilarikan ke puskesmas terdekat.
Berbeda dengan Ali, Subhan, ayah Ali bisa lolos dari celaka. Saat kejadian, pria 37 tahun itu sedang ada di dapur bersama istrinya.Tiba-tiba saja Warga Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo itu mendengar suara benda keras jatuh. Spontan keduanya langsung melarikan diri keluar rumah. Sehingga selamat tak terkena bagian bagian rumah yang ambruk.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono yang mendatangi lokasi kejadian pada hari Minggu (12/01/2020) menjelaskan bahwa robohnya rumah diduga akibat hujan lebat sehingga kontruksi tidak kuat menahan bangunan tersebut. “semalam sebelum kejadian hujan deras,” kepada bumiaktual.com
Akibatnya, rumah permanen tersebut mengalami kerusakan parah. Sehingga, tidak lagi bisa ditempati. ditaksirkan kerugian mencapai Rp 75 juta. “BPBD sudah memberikan sembako untuk keluarga korban, dan sementara keluarga korban tinggal di rumah orang tuanya yang masih satu desa,” sambung Puriyono. (dra/usi)
