BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Akses roda empat dari empat dusun di Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo terganggu. Ini setelah sebelumnya terjadi tanah longsor di Dusun Tegalsari yang menyebabkan material tanah dan batu besar / cadas ambrol, sehingga menutupi jalan desa.
Koordinator Pusdalob BPBD Situbondo, Puriyono menerangkan, tanah longsor terjadi Senin 13 April 2026 sekitar pukul 15.35. Material longsor merusak aspal. Separuh akses jalan warga dari Dusun Cobbuk, Dusun Betelok , Dusun Kacep dan Dusun Taman Rejo terganggu. “Khusunya roda empat, kalau roda dua masih bisa lewat,” ungkap pria yang akrab disapa Ipung tersebut.
Dia menerangkan, longsor terjadi kemungkinan besar akibat dua hari sebelum kejadian, hujan turun dengan lebatnya. Sehingga, tanah menjadi gembur kemudian terjadi longsor. Ipung bersyukur karena kejadian tersebut tidak menyebabkan korban luka maupun korban jiwa.
“Tinggi tebing yang longsor mencapai sepuluh meter. Sedangkan lebarnya lima meter. Ukuran batu cadas yang ikut terbawa longsor empat meter, diameter 3 meter. Akibat kejadian ini jalan aspal rusak parah dengan bagian yang patah dan tergerus,” rinci Ipung.
Kata Ipung, penanganan tanah lonsor di Dusun Tegalsari membutuhkan alat berat untuk membersihkan material longsor. (dra/usy)
