BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Suasana haru mewarnai kedatangan Makki Fayyumi di kediamannnya Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo. Dia merupakan salah satu dari 238 WNI yang telah selesai diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau selama 14 hari.
Tidak hanya disambut kerabat, Mahasiswa Yangtze University, Provinsi Hubei, Kota Jingzhou, China ini juga disambut hangat para tetangga di sekitar rumahnya.
Makki Fayyumi menjelaskan bahwa dirinya menjalani observasi di Natuna selama dua pekan. Selama masa itu agenda yang dilakukan antara lain olahraga, makan bersama, hingga pemeriksaan suhu tubuh. “Setiap hari kita disana mengikuti intruksi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan WHO,” ujarnya .
Lebih jauh, dia juga telah mendapatkan sertifikat berbadan sehat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan negatif virus Corona sehingga aman untuk dipulangkan ke daerahnya masing-masing. “Semua yang menjalani observasi dinyatakan sehat. Bahkan aman dari virus mematikan tersebut,” bebernya.
Diketahui, anak pasangan Siti Hotija dan alm Sairuddiun mendapatkan bea siswa dari Pondok Pesantren Nurul Jadid tahun 2019. Jauh hari sebelum wabah virus mematikan tersebut menyebar di China. “Saya kurang lebih baru lima bulan di sana. Hingga saat ini baru semester pertama di Fakultas Ekonomi dan Perdagangan Internasional,” ungkapnya.
Siti Hotija menjelaskan, kepulangan anak bungsu dari dua bersaudara tersebut membuat perasaannya tenang sekaligus lega. Apalagi sudah dinyatakan bebas dari virus Covid-19. “Sebelum pulang kampung halaman, saya cuma bisa liat anak saya di Tv saat senam. Kini lega ketemu langsung,” katanya. (dra/usy)
