MWC NU Jangkar Ingin Bertemu Tiga Direktur RS, Dinkes dan GTTP, Ada Apa ?

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Pengurus MWC NU Kecamatan Jangkar mendatangi Kantor DPRD, Kamis (02/07/2020). Mereka meminta kepada anggota legislatif untuk memfasilitasi pertemuan antara MWC NU dengan direktur tiga rumah sakit, Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid 19 Kabupaten Situbondo.

Fatah Yasin, pengurus MWC NU Kecamatan Jangkar menjelaskan, dirinya ingin duduk bersama dengan Direktur Rumah Sakit  Asembagus (RSAB), Rumah Sakit Abdoerahem (RSAR), Rumah Sakit Elisabeth, Dinas Kesehatan dan GTTP Covid 19. Tujuannya, untuk membicarakan Covid 19 di Kecamatan Jangkar. “Gugus tugas dalam menerapkan protokol pemakaman. Karena yang meninggal dengan status Korona (di Jangkar) belum ada,” jelasnya.

Kata dia, selama ini kematian di Wilayah Jangkar hanya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Sehingga, dari sana muncul ketakutan masyarakat. “Apalagi ada susulan kematian dikaitkan dengan FA,” sambung Fatah Yasin.

Dalam kesempatan itu, dia akan menanyakan landasan medis dan yuridis terkait kenapa pasien harus dimakamkan dengan protokol kesehatan. Sehingga mengakibatkan keresahan masyarakat dan pihak keluarga PDP. “Kita ada pengaduan dari pihak keluarga. Makanya kita bergerak seperti ini,” tutup Fatah Yasin.

Sementara itu, Anggota DPRD, Janur Sasra Ananda yang menerima kedatangan MWC NU menjelaskan, surat permohonan telah diterima. Sehingga, nantinya akan diteruskan kepada pihak terkait. “Minta hearing. Ya kita agendakan secepatnya agar segera tuntas,” jelas Janur.

Politisi Demoktrat telah mengatur jadwal, pertemuan akan dilaksanakan antara hari senin atau selasa yang akan datang. Rencana tempat audensi akan bertempat di DPRD Situbondo. “Insyallah pertemuan ini akan diagendakan hari Selasa (7/7). Agar mendapat titik temu yang jelas,” pungkas Janur. (dra/usy)