BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Situbondo menemukan beberapa ekor domba yang memiliki penyakit menular. Petugas kesehatan hewan langsung memberikan obat kepada hewan berkaki empat itu.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Mawes pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Situbondo, Sulistiyani menjelaskan, penyakit menular itu adalah pink eye atau mata merah. Meski tak berpengaruh pada kualitas daging, penyakit ini bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan pada hewan ternak. “Konsentrasi makan bisa saja berkurang. Makanya kita langsung adakan pengobatan gratis,: kata wanita yang akrab disapa Sulis itu, Minggu (05/07/2020)
Meski tidak dapat menularkan ke manusia, dampak ketika pemilik hewan tak segera menangani, penyakit mata merah pada hewan berkaki empat itu bisa menular. Sehingga, bisa berpotensi mengurangi berat badan hewan terdekat. “Jika parah, domba akan kabur penghilahannya, bahkan bisa buta sementara,” jelas Sulis.
Temuan itu terjadi ketika dirinya bersama tim kesehatan DPKH melakukan sidak ke pasar hewan Sattoan, di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Sabtu (04/05/2020). Tak hanya di hewan domba saja, tim kesehatan dari DPKH Situbondo juga melakukan pengecekan pada sapi. Temuannya, beberapa ditemukan luka pada bagian sekitar mata. “Tidak mengurangi kualitas daging juga. Tapi bisa mengganggu nafsu makan,” kata wanita berjilbab itu.
Agenda ini akan terus dilakukan, tujuannya, hewan kurban yang ada di Kota Santri memiliki kualitas bagus. Serta, Sulis juga memberikan vitamin bagi hewan. “Agar hewan itu tetap vit dan sehat. Sehingga dagingnya juga segar dan layak konsumsi,” pungkas Sulis. (dra/usy)
