Anggaran Tahap Kedua Covid 19 di BPBD Rp 2,1 Miliar, Kini Tersisa Rp 300 jutaan

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo terus memenuhi kebutuhan logistik dan peralatan operasional gugus tugas Covid-19. Saat ini, BPBD telah menerima dua kali suntikan dana. Anggaran pertama, Rp 1,9 miliar telah habis. Pencairan Refokusing Kerja dan Anggaran (RKA) tahap kedua sudah cair. Besaranya Rp 2,1 miliar. Tapi saat ini keuangannya hampir habis.

Kalaksa BPBD Situbondo, Prio Andoko menjelaskan, RKA tahap kedua sudah cair sejak 17 Juni. Saat telah tersisa Rp 300-an juta. “Sudah dibelikan untuk kebutuhan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Situbondo,” kata pria yang akrab disapa Prio, Senin (20/07/2020).

Ia menjelaskan, salah satu kegunaan dana digunakan untuk operasional karantina. Seperti, biaya makan, minum, dan camilan. “Mulai 29 Mei hingga 30 juni, pengeluaran biaya karantina mencapai Rp 354 juta,” sambung Prio.

Tak hanya itu, pemakaian biaya juga digunakam untuk pembelian sembako. Bahkan, BPBD juga membeli ribuan masker dan face shield untuk masyarakat dan tim kesehatan. “Jika untuk masyarakat maka kita manfaatkan UMKM. Tapi kalau untuk tenaga medis, kita pesan di perusahaan,” kata Prio saat dikonfirmasi di kantor BPBD Situbondo.

Diperoleh data bumiaktual.com, pembelian alat kesehatan seperti masker dan penutup wajah mencapai Rp 128 juta. “Semua kegiatan ini dipantau langsung oleh inspektorat kabupaten Situbondo,” pungkas Prio. (dra/usy)