BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Kabupaten Situbondo masih memiliki wilayah resiko penularan tinggi Covid 19. Yaitu di Kecamatan Panarukan dan Besuki. Tapi, pemerintah setempat tetap memperbolehkan penyelenggaraan Sholat Idul Adha.
Hal itu disampaikan oleh Syaifullah, Sekretariat Daerah Situbondo, Kamis (30/07/2020). Kata dia, semua yang berada di Kota Santri diperbolehkan melakukan kegiatan keagamaan. Tapi dengan syarat menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Seperti memakai masker, menjaga jarak dan membawa sejadah sendiri,” katanya.
Sementara itu, kenaikan jumlah pasien positif Virus Korona terus berjalan, per tanggal 30 Juli, ada satu kasus baru. Berasal dari Desa Paowan, Kecamatan Panarukan. Dia tertular oleh kerabat kontak erat yang sebelumnya positif Covid 19. Hingga kini kasus covid 19 berjumlah 217 kasus.
Sementara itu, ada juga lima pasien sembuh Covid 19. Mereka berasal dari tiga wilayah. Yaitu Desa/Kecamatan Suboh tiga orang, Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus dan Desa/ Kecamatan Banyuputih seorang. Total berjumlah 186 kasus sembuh.
Pemerintah Situbondo akan terus menggandeng masyarakat dan tokoh agama untuk melakukan sosialisasi persiapan new normal. Sehingga diharapkan, bisa menekan angka penularan Virus Korona. “Diharapkan juga setiap masjid membantu untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan,” pungkas Syaifullah. (dra/usy)
