Donor Darah Bisa Membuat Awet Muda, Ini Faktanya

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Rutin melakukan donor darah bisa membuat tubuh manusia menjadi lebih sehat. Bahkan, bisa menjadikan tubuh lebih awet muda lagi. Itu terjadi karena ada pergantian darah sesaat setelah melakukan pendonoran darah.

Inge Saputri, salah satu partisipasi PMI yang telah melakukan donor darah lebih dari 50 kali menjelaskan, ada perbedaan setelah dirinya melakukan donor darah. Seperti badan terasa kembali segar dan kulit tambah kencang. “Karena ada sirkulasi darah di tubuh kita,” jelas ibu tiga itu, Selasa (27/10/2020).

Tak hanya awet muda, donor darah juga bisa mencegah penyakit jantung. Juga bisa menurunkan kadar kolesterol dan mendeteksi penyakit serius. “Karena sebelum diambil darahnya, akan ada proses pengecekan kesehatan,” jelas wanita 60 tahun itu.

Kata dia, waktu proses donor darah bisa dilakukan dua bulan sekali. Usia pendonor minimal 17 tahun, dengan berat badan 45 kg. Setiap pengambilan darah normalnya 350 cc. “Kita akan dicek kesehatan terlebih dahulu. Jika selesai pendonoran, kita akan diberi vitamin dan suplemen,” imbuh Inge.

Sementara itu, Ketua  Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Situbondo, Umi Kulsum memastikan stok darah di tengah pandemi Covid 19 aman. Karena, PMI Situbondo tetap melakukan donor darah dengan prosedur protokol kesehatan secara ketat. “Alhamdulillah, stok darah masih tercukupi,” jelasnya dalam acara memperingati HUT PMI ke 75 di pendopo kabupaten.

Umi mengaku, pada awal pandemi Covid 19 sempat menyetop pendonoran darah. Tapi, seiring berjalannya waktu, donor darah tetap dilakukan. Ia menilai, masih ada banyak pasien di Rumah Sakit yang membutuhkan kantong darah.

“Covid 19 memang ada, tapi bukan berarti penyakit lain tidak ada. Pasien di RS tetap membutuhkan kantorng darah. Jika sampai tak tersedia dengan cepat,  maka nyawa yang akan menjadi taruhannya,” tegas Umi.

Oleh karena itu, Umi selalu menyuport kegiatan donor darah di berbagai wilayah di Kota Santri. Bahkan, PMI Situbondo juga turun melakukan sosialisasi pencegahan Covid 19. Seperti pembagian masker dan penyemprotan disinfektan. “Kita telah melakukan pembagian satu juta masker dan penyemprotan disinfektan di sekolah, kantor, pondok pesantren, dan pemukiman,” tutup Bupati Situbondo itu. (dra/usy/adv)