BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Diduga gara gara mabuk, dua pria di Panarukan terlibat carok dengan menggunakan senjata tajam (Sajam). Satu orang bernama Dandik dilarikan ke Rumah Sakit Abdoer Rahem (RSAR) Situbondo untuk menjalani perawatan setelah mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya.
Diperoleh keterangan, pria 23 tahun asal Dusun Projo Desa Alasmalang Kecamatan Panarukan ini menderita tiga luka robek di bagian punggung kiri, tangan kanan dan jari jempol kiri. Sehingga terpaksa menjalani rawat inap di ruang mawar rumah sakit milik pemerintah. Sedangkan lawannya, Rudi (23) warga Dusun Krajan Desa Pelleyan Kecamatan setempat mengalami luka sayat di bagian pelipis sebelah kanan.
Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Rabu (28/10/2020) sekitar pukul 16.30 WIB, di area permainan adu layang layang masuk wilayah Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo.
Peristiwa tersebut berawal cekcok mulut antara Dandik yang diduga mabuk dengan korban Rudi yang terjadi pada Selasa (27/10/2030) malam di sekitar RSUD Abdoer Rahem. Karena tak puas dengan adu mulut, keesokan harinya Dandik kembali mendatangi Rudi yang sedang bermain layang layang.
Ketegangan kembali terjadi hingga akhirnya keduanya saling sabet dengan senjata tajam yang sama sama sudah disiapkan. Dalam insiden tersebut Dandik menderita luka parah dan Rudi mengalami luka ringan.
Kanit Reskrim Polsek Kota Situbondo, Aipda Wahyu Widodo menyampaikan bahwa duel yang terjadi di wilayah hukumnya itu sudah ditangani oleh Polres Situbondo. “Itu duel satu lawan satu. Saya kemarin langsung ke TKP dan kasusnya sudah ditangani oleh Polres Situbondo,” kata mantan penyidik pidana umum tersebut.
Sementara, Kades Peleyan Kecamatan Panarukan, Munakip mengupayakan kejadian yang menimpa warganya agar diselesaikan secara kekeluargaan. “Kita upayakan penyelesaian secara kekeluargaan. Hari ini saya akan menemui Kades Alasmalang dan keluarga Dandik untuk musyawarah. Mudah mudahan tercapai kesepakatan,” tutupnya. (dra/usy)
