BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Kasus terkonfIrmasi positif Covid-19 di Situbondo belakangan ini terus bertambah. Mengantisipasi lonjakan pasien yang dirawat di rumah sakit (RS) rujukan covid 19, pemerintah Situbondo menambah jumlah kamar khusus pasien covid 19.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Ahmad Yulianto menjelaskan, Situbondo memiliki dua Rs rujukan covid 19, yaitu Rs Abdoer Rahem (RSAR) Situbondo, dan Rs Elisabet. Semuanya sama-sama ditambahkan.
Untuk RSAR, saat ini ada tiga ruang yang disediakan untuk pasien covid 19. Yaitu ruangan Asoka, Wijaya kusuma, dan Dahlia. Padahal sebelumnya hanya ada ruang Asoka dan Wijaya kusuma. “Dengan penambahan ruangan itu, saat ini lebih dari 20 kamar yang dijadikan tempat perawatan pasien Covid-19 di Rs milik pemerintah ini,” jelas pria yang akrab disapa Yuli itu, Jumat (04/12/2020)
Sementara itu, Rs Elisabet mengalami perubahan yang signifikan. Sebab, semua ruangan yang ada di Rs swasta itu telah dijadikan pasien khusus covid 19. “Tidak ada lagi yang non Covid-19,” imbuh Yuli.
Kedua Rs itu, akan dijadikan tempat perawatan pasien yang memiliki gejala berat. Sebab, alat pendukung kesehatan seperti ventilator tersedia disana. Khusus untuk pasien gejala ringan, disarankan untuk dirawat di tiga puskesmas. “Ketiga puskesmas ini telah disipakan di wilayah barat, tengah dan timur,” jelasnya.
Yuli merinci, wilayah barat di Puskemas Besuki, Wilayah tengah Puskesmas Kendit, dan wilayah timur disediakan Puskemas Arjasa. Tapi, saat ini sebagian masih dilakukan rehab. “Sebelum ditempati, isolasi bagi pasien tanpa gejala menempati pusat karantina di Hotel Sidomuncul Pasir Putih,” katanya.
Tercatat, per tanggal 04 Desember, total pasien covid 19 di Situbondo 1.150 pasien. Sedangkan pasien sembuh mencapai 932 orang. 125 orang menjalani perawatan. Kemudian meinggal dunia 93 orang. (dra/usy)
