Diduga Tabung Gas Bocor, Rumah Warga Asembagus Situbondo Ludes Terbakar

BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Nasib naas menimpa Imam Gazali (57) warga Asembagus, Kabupaten Situbondo, lantaran rumah miliknya harus ludes terbakar, Selasa (10/9/2024).

Kebakaran yang melanda rumah Imam sapaan akrabnya itu diduga berasal dari kebocoran regulator gas LPG 3 kilogram. Dugaan itu diperkuat sebab sesaat sebelum kebakaran diketahui istri imam, Niwati (57) sedang memasak di Dapur rumahnya, namun sempat ditinggal keluar rumah oleh Niwati.

Saat ditinggal keluar sebentar itulah, kobaran api pertama kali terlihat oleh tetangga korban, Mita (40). Melihat kobaran api tersebut, Mita sontak berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Imam yang saat kejadian berada di balai Desa Asembagus karena sedang ada urusan terkejut setelah dijemput oleh tetangga dan mendapatkan kabar rumahnya terbakar, lantas kemudian bergegas menuju rumahnya.

Imam mengatakan, sesampainya dirumahnya sudah terlihat Warga sekitar berdatangan dan bergotong royong berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sementara warga lainnya menghubungi petugas Damkar wilayah Kec. Asembagus.

“Saat sampai rumah, sudah besar apinya dan tetangga sudah bantu memadamkan api, katanya tadi juga ada yang hubungi pemadam kebakaran,” ungkap Imam.

Tak berselang lama, satu unit mobil Damkar yang tiba dilokasi langsung melakukan pemadaman dan pembasahan. Kurang lebih 1 jam api berhasil dipadamkan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksana) BPBD kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto mengungkapkan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.40 menimpa Imam Gazali warga Kp Tenga, Desa/Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo.

“Dugaan sementara dikarenakan ada kebocoran pada tabung gas LPG 3 kilogram, namun untuk kepastiannya kita tunggu hasil penyelidikan petugas kepolisian,” ujarnya.

Selain itu, Sruwi menambahkan bahwa tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut kebakaran menghanguskan perabotan rumah tangga yang berada di dalam rumah dan bangunan rumah mengalami kerusakan / hangus terbakar sehingga langsung di bongkar oleh warga dengan bergotong royong.

“Kerugian materil yang diakibatkan kebakaran tersebut ditafsir mencapai Rp. 30 juta,” Pungkasnya. (inu/usy)