BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Musim hujan seperti saat ini banyak jalan raya rusak karena termakan air. Sehingga, menciptakan lubang menganga yang tidak jarang membahayakan pengendara, khususnya sepeda motor. Tak terkecuali di jalan raya pantura Kabupaten Situbondo.
Di wilayah perkotaan saja, banyak sekali jalan yang baru saja selesai ditembel, namun sudah rusak lagi berlubang setelah beberapa kali turun hujan. Saat ini masih tetap dibiarkan berlubang. Ada yang hanya diberi penanda dengan cat pilox warna putih agar kelihatan terutama saat malam hari. Ada juga yang diberi penanda dengan diberi barang agar tak dilewati kendaraan.
Sejumlah warga berharap ada perhatian khusus dari lembaga terkait pemerintah. Sehingga, masyarakat bisa lebih nyaman dan aman dalam berkendaraan. “Jangan sampai menimbulkan korban dulu baru ada perhatian, ini lagu lama kalau seperti ini. baru diperbaiki kalau sudah ada korban,” terang Jayusman, warga Kelurahaan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, Minggu 05 Januari 2025.
Hal senada disampaikan oleh Supriyono, salah satu pengusaha Bakso di Jalan PB Sudirman, Kabupaten Situbondo. Dia berharap pemerintah bisa bergerak cepat dengan makin banyaknya lobang-lobang yang timbul di sepanjang jalan pantura di Kabupaten Situbondo.
“Mohon perhatian dan kepedulian para pejabat yang berwenang sebelum jatuhnya lebih banyak korban lagi dan lebih parah,” terang pria yang juga seorang penngacara fenomenal tersebut.
Dia mengungkapkan, Minggu 05 Januari 2025 di jalan raya depan warungnya telah terjadi kecelakaan sepeda motor akibat lubang jalan raya.
“Ada jalan berlubang di depan Warung HODO Karangasem Situbondo, itu yang menjadi penyebab jatuhnya pengendara potor sepasang suami-istri bersama anaknya yang berasal dari Banyuwangi. Beruntung tidak mengalami luka fatal,” terang Supriyono. (usy)
