BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, H. Fahrudi Apriawan menanggapi beredarnya video guru yang bergoyang berlebihan dengan murid-muridnya di sekolah menggunakan aplikasi Tik Tok. Politisi PPP itu meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) lebih ketat mengawasi aksi para guru di dunia maya. Pasalnya, banyak kabar tentang guru yang berperilaku berlebihan di jejaring sosial.
Diakui oleh H Fahrudi, akhir-akhir ini dunia memang sedang marak dengan aplikasi video pendek dengan ekspresi wajah, dan goyangan lucu. Bukan hanya anak-anak dan remaja yang menyukai, tapi juga orang dewasa. Tak terkecuali guru. “Namun yang perlu diingat, guru adalah publik figur untuk murid-muridnya,” terangnya, Senin (03/01/2020).
Dengan demikian, prilaku guru memegang peranan yang sangat penting untuk perkembangan kepribadian siswa. “Lebih baik, Disdikbud memantau pergerakan guru di dunia sosial. Karena perilaku guru akan menjadi contoh kepada murid-muridnya,” ujar pria asal Kecamatan Panarukan tersebut.
Bagi H Fahrudi, guru seharusnya memiliki batasan moral terhadap muridnya. Tidak sepantasnya seorang guru bermain hal-hal yang tidak lazim dengan muridnya. Apalagi, sampai video tersebut sengaja di unggah di media sosial. “Kan yang tahu mana jelek bukan diri kita sendiri. Tetapi masyarakat. Jadi tidak baik lah kalau seperti itu,” sambungnya.
Fahrudi berpesan kepada para guru yang berada di Kota Santri, agar bisa memanfaatkan kemajuan teknologi. Salah satu contohnya, mendapatkan informasi seluas-luasnya. “Jika hanya selfie dengan muridnya ya tidak apa-apa, tapi kalau sudah bermain hal-hal yang kurang lazim dengan muridnya ya tidak baik lah,” bebernya. (dra/usy)
