BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Kubah Masjid Assodiqin di Desa Mojodungkol, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo tersambar petir saat hujan deras melanda wilayah setempat. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir hingga Rp 100 juta.
Koordinator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono mengatakan, tidak ada korban dalam peritstiwa tersebut. Saat kejadian, masjid dalam keadaan kosong karean tahap renovasi.”Tidak ada korban jiwa, masjid sedang tahap renovasi dan tidak ada pekerja tukang,” kata Puriyono, saat dihubungi bumiaktual.com, Minggu (16/02/2020).
Lebih jauh, Puriyono menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 13.00 WIB cuaca di seputaran desa Mojodungkol hujan deras disertai petir. Kemudian, petir menyambar bagian atap masjid hingga mengalami rusak. “Kubah berukuran 4X4 meter rusak. Bahkan, genteng pada bagian kubah masjid ambruk dan berserakan di lantai bagian dalam masjid,” sambungnya.
Petugas Pusdalops langsung turun ke lokasi tempat kejadian, untuk mendata dan sekaligus membersihkan pecahan genteng, “Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditafsir hingga Rp 100 juta rupiah,” bebernya.
Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada. Apabila cuaca buruk, warga diimbau tidak beraktivitas di luar rumah. “Diprediksi dalam beberapa hari ke depan, wilayah Jawa Timur khususnya Situbondo akan memasuki musim penghujan, bahkan juga berpotensi petir hingga angin kencang,” pungkasnya. (dra/usy)
