BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Paska ada pemberitaan terkait dua dosen Unars Situbondo terkonfirmasi Covid 19, Rektor Unars, Karnadi angkat bicara untuk mengklarifikasinya terkait sistem lockdown di kampusnya.
Kata dia, memang benar kampus yang beralamat di Jalan PB Sudirman itu melakukan lockdown. Sebab, mulai dari Bulan Maret hingga saat ini, sistem pembelajaran dilakukan secara daring atau online. “Tapi kita tetap buka untuk melayani kebutuhan mahasiswa baru dan alumni untuk tanda tangan dan semacamnya,” bebernya, Rabu (23/09/2020).
Ia tidak mengelak bahwa ada dua dosen yang terkonfirmasi Covid 19. Bahkan satu diantaranya meninggal dunia, dengan penyakit bawaan. “Dosen tersebut tidak pernah ke kampus. Sebab, selama ini kita masih menerapkan daring,” beber Karnadi.
Dirinya menambahkan, beberapa karyawan dan staf masuk seperti biasa. Hanya saja, mereka menerapkan protokol kesehatan semenjak pamdemi Covid 19. “Jumlah kunjungan ke kampus juga dibatasi dan menerapkan protokol kesehatan,” katanya.
Karnadi mengatakan, pejabat sruktural dan karyawan tetap masuk memberikan pelayanan dengan sistem shift. Ketentuannya, jam pelayanan dibuka pukul 09.00 sampai pukul 13.00. “Kemudian, tidak melakukan kontak fisik seperti berjabat tangan, bertukar alat tulis. Berjabat tangan dengan simbol kedua tangan di dada,” tutupnya. (dra/usy)











