BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Suwarso warga Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo ditemukan sudah menjadi mayat Senin pagi, 17 Februari 2025.
Diduga kuat pria 70 tahun tersebut tersengat aliran listrik dari alat penyetrum ikan yang dibawanya.
Suwarso berangkat dari rumahnya untuk menyetrum ikan pada Minggu 16 Februari 2025. Dia berpamitan untuk mencari ikan di Desa Talkandang, Kecamatan Kota.
“Namun sampai keesokan harinya, Pak Suwarso belum juga pulang. Akhirnya keluarga berinisiatif untuk mencari korban,” terang Puriyono, koordinator Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo.
Rombongan yang melakukan pencarian meminta bantuan kepada warga dan perangkat Desa Talkandang. Mereka lalu membantu melakukan pencarian. Beberapa saat kemudian ditemukan sepeda motor yang digunakan korban.
Sekitar seratus meter dari titik itu, mereka menemukan mayat korban dalam keadaan telungkup di dalam aliran irigasi sawah. Peralatan menyetrum ikan masih berada dalam genggaman tangan korban.
“Kemudian dilakukan evakuasi sekira pukul 10.00 WIB oleh petugas Polsek Kota, Koramil Kota, Tagana Dinsos Situbondo, serta BPBD kabupaten Situbondo. Bersama perangkat desa lalu dilakukan visum et repertum ke rumah sakit,” terang pria yang akrab disapa Pupunk tersebut.
Jenazah Korban dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo untuk dilakukan pemeriksaan luar. Keluarga tidak berkenan diotopsi, sehingga hanya dilakukan pemeriksaan luar dan ditemukan luka bakar pada telapak tangan kanan dan kiri korban. Itu diduga karena tersetrum listrik yang dihasilkan oleh alat setrum ikan yang digunakan kirban. (dra/usy)
