BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Dua sekolah menengah atas (SMA) negeri di Situbondo di lockdown selama 14 hari. Keputusan itu diambil karena ada dua keluarga guru di lembaga pendidikan tersebut yang terpapar covid 19.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Situbondo, Sugiyono Eksantoso menjelaskan, kedua sekolah yang ditutup selama dua minggu adalah SMAN 1 Kapongan dan SMAN 1 Asembagus. Langkah tegas ini diambil untuk mengantisipasi adanya penularan kepada murid siswa. “Saya tidak ingin ada klaster di sekolah,” jelasnya, Kamis (17/09/2020).
Tak hanya murid saja yang tak boleh ke sekolah. Tapi, juga berlaku kepada semua guru. Sebab, sekolah tersebut masih dalam proses sterilisasi. “Yang boleh masuk hanya staff TU, itupun yang kondisi badannya sehat,” imbuhnya.
Proses lockdown sudah berlaku sejak (16/09). Nantinya, seluruh proses pembelajaran secara daring. “Mulai belajar dari rumah masing-masing,” imbuh pria yang akrab disapa Sugiyono.
Data yang diterima bumiaktual.com, sudah Kabupaten Situbondo kembali masuk dalam kategori resiko sedang yang sebelumnya masih resiko rendah. Jumlah total terkonfirmasi per tangga 17 September mencapai 421 kasus. Suspek 63 kasus. (dra/usy)








