BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Sejumlah sekolah kembali memberlakukan pembelajaran daring setelah beberapa hari melakukan pembelajaran tatap muka (PKM). Keputusan itu diambil kepala sekolah setempat untuk memberikan rasa aman kepada siswa dan para guru pengajar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Situbondo, Junaidi menjelaskan, kepala sekolaj telah diberikan keleluasaan untuk menerapkan model pembelajara. Baik melalui sistem daring atau PKM.
“Jika ditemukan ada sakit dan mengancam lingkungan sekitar maka akan ditutup kembali atau daring. Karena keselamatan itu yang utama,” jelas Junaidi melalui sambungan telefonnya, Kamis (11/02/2021).
Kata dia, di era pandemi covid 19 seperti saat ini, keselamatan murid dan guru harus diutamakan. Junaidi tidak menginginkan adanya klaster pendidikan. “Tentu kalau melaksanakan PKM wajib melakukan protokol kesehatan secara ketat,” tegasnya.
Tercatat, data Dispendikbud Kabupaten Situbondo per tanggal 10 Februari, ada 44 SD dan 14 SMP yang belum siap melaksanakan PTM. Sedangkan 3 SD, 1 SMP masih belum melapor. “Total ada 431 SD, jika SMP ada 92,” tutup Junaidi. (dra/usy)








