BUMIAKTUAL, SITUBONDO – Gara-gara baling-baling perahunya patah, Pak Sunar (50) Warga Dusun Krajan Desa/Kecamatan Jangkar, harus terombang-ambing di tengah laut di perairan perbatasan laut Madura – Situbondo dalam jangka waktu yang cukup lama.
Beruntung dia akhirnya berhasil ditemukan setelah dilaporkan hilang oleh keluarganya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Senin 14 April 2025 sekitar pukul 07.30.
Informasi dari keluarganya, Pak Sunar berangkat memancing hari Minggu 13 April 2025 sekira pukul 02.00 WIB. Dia seorang diri menuju utara Perairan Jangkar menggunakan perahu kayu pancingan berwarna cokelat.
“Biasanya Pak Sunar kembali pada minggu sore sekira Pukul 16.00. Namun sampai hari Senin tanggal 14 April 2025, belum pulang. Sehingga keluarganya melapor,” terang koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono.
Keluarga dari Pak Sunar telah melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan sekitar. Namun, tak membuahkan hasil. Kemudian, pada Senin tanggal 14 April 2025, sekira pukul 08.25 seorang nelayan kabarkan berhasil menemukan Pak Sunar.
“Nelayan yang menemukan bernama Pak Prayitno, nelayan Jangkar yang juga tetangga korban. Pak Sunar ditemukan di Rumpon ikan dalam keadaan selamat,” imbuh Puriyono..
Saat ditemukan, Pak Sunar sedang berusaha mendayung perahunya ke pinggir menggunakan dayung serta layar dari sarung. Selanjutnya perahu Pak Sunar ditarik ke pantai Jangkar. “Pukul 08.30 WIB Pak Sunar beserta perahunya tiba di bibir pantai Jangkar dalam keadaan selamat dan kondisi sehat,” imbuhnya. (dra/usy)








