BUMIAKTUAL,SITUBONDO, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Pemkab Situbondo, mulai mempersiapkan kebutuhan untuk tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2020. Saat ini sudah disiapkan seratus komputer untuk pelaksanaan tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD).
Jumlah seratus unit komputer tersebut sangat jauh dibandingkan dengan jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Situbondo yang mencapai 3.823 orang. Sebab itulah, dalam pelaksanaannya nanti akan dilakukan bertahap.
Kabid Pengadaan Informasi dan Pegawai BKPSDM, Rini Indraswari, mengatakan, dalam sehari akan ada lima sesi tes SKD. “Setiap harinya akan ada 500 CPNS untuk mengikuti tes SKD. Tes digelar selama tujuh hari,” terang perempuan berjilbab itu kepada bumiaktual.com, Jumat (31/01/2020).
Dia menyadari tidak imbangnya jumlah fasilitas komputer dengan jumlah peserta. Meski demikian, BKPSDM Pemkab Situbondo terus melakukan upaya agar tidak terjadi kesalahan saat SKD. Selain seratus unit komputer, nantinya juga akan disiagakan sepuluh komputer cadangan yang bisa digunakan kapan saja. “Ada sepuluh komputer cadangan untuk menjaga-jaga bila terjadi kendala teknis yang tidak di inginkan,” imbuh Rini.
Dijelaskan, Computer Assisted Test (CAT) akan dilakukan di GOR Baluran, Jalan PB Sudirman 20-27 Februari mendatang. CAT dipercaya bisa menutup kecurangan . Sebab, setiap CPNS akan memiliki soal yang berbeda-beda. Selain itu, nilai setiap peserta bisa langsung diketahui setelah tes selesai. “Hasil tes CAT juga langsung masuk ke sistem Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” sambungnya.
Alasan Pemkab Situbondo menggunakan tes CAT adalah karena ada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Nomor 24 tahun 2019, tentang kompetensi dasar pengadaan CPNS. Di sana ditegaskan bahwa tahapan seleksi dilaksanakan menggunakan CAT.
Dari 3.823 pelamar CPNS di Situbondo, nanti hanya akan diambil seratus orang pelamar sesuai ketentuan formasi yang sebelumnya telah diajuakan. Terdiri dari 67 tenaga kesehatan. 20 orang tenaga pendidik, sebelas orang tenaga teknis, dan dua orang khusus penyandang disabilitas. (dra/usy)











