Warga Situbondo Bisa Belanja di Pasar Tradisional Online

BUMIAKTUAL,SITUBONDO – Upaya untuk memutus mata rantai perderan Covid 19 terus digencarakan Pemkab Situbondo. Salah satunya membuat inovasi pasar online pada pasar tradisional. Sehingga diharapkan meminimalisir kerumunan warga.

Ketua satgas Covid 19 Situbondo, Syaifullah menjelaskan saat ini petugas telah mendata nomor telepon penjulal sembako di pasar tradisional. Nantinya nomor telepon itu akan dicantumkan untuk mempermudah transaksi online. Dari sana pembeli cukup memesan bahan belanja dari rumah. “Pembeli memesan melalui nomor telepon. Selanjutnya pesanan pembeli akan diantar ke tempat tujuan,” kata Syaifullah, Selasa (07/04/2020).

Untuk proses pengantar pesanan pembeli, Pemkab Situbondo telah bekerja sama dengan dua mode transportasi. Yaitu tukang becak dan ojek online. “Becak untuk mengantar jarak di bawah satu kilometer (Km). Sedangkan untuk jarak di atas satu kilomater, diantar ojek online, agar lebih cepat sampai tujuan,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekda Situbondo itu.

Saat ini sudah ada tujuh pasar yang akan melayani jual beli berbasis digital. Yaitu Pasar Mimbaan, Asembagus, Besuki, Panji, Sumberkolak, Widoropayung, Panarukan. Syaifullah meminta untuk pejabat TNI, Polri, dan ASN dapat memberikan contoh untuk membeli secara online. “Masyarakat tidak perlu ke pasar langsung, karena cukup membeli dari rumah. Di sana sudah tertera nomor telepon penjual tempe,sayur, daging dan kebutuhan pokok lainnya,” bebernya.

Pasar antar jemput ini rencananya serentak akan dibuka dalam waktu dekat ini. Nantinya pembelian berbasis online akan melayani mulai dari pukul 06.00 – 10.00 Wib. “Akan dibuka dalam Minggu ini. Semoga dengan cara seperti ini dapat mengurangi penyebaran Covid 19 di Kota Santri,” pungkasnya.

Sementara itu, Jalil, salah satu pedagang daging sapi memberikan apresiasi kepada pemerintah. Sebab, saat ini daya tarik pembeli di pasar sudah mulai turun semenjak ada pandemi Virus Korona. “Harga tetap. Barang ada. Pembeli turun sampai 50 persen sejak ada Virus Korona,” ujar wanita berjilbab itu.

Dia mengaku telah memberikan nomor teleponnya kepada petugas. Menurutnya, nomor dia telah dicantumkan ke poster pembelian secara online. “Kebetulan Pasar Mimbaan Baru ini kan termasuk melayani jual beli online. Semoga pembeli nanti semakin ramai jika nomor sudah dicantumkan,” ujarnnya. (dra/usy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *